Mama-Mama Papua Bahagia, Raperda Mereka Disahkan

Bagikan ini...

SORONG, cenderawasihekspres.com – Wajah kebahagian yang dibarengi dengan tetesan air mata terpancar dari wajah mama-mama Papua yang kesehariannya berdagang buah pinang di seputaran Km 7 (Lampu Merah) seusai mengikuti Rapat Paripurna VI DPRD Kota Sorong masa sidang 2019 dan penyerahan hasil Keputusan DPRD Kota Sorong tentang persetujuan terhadap Raperda Pemerintah Kota Sorong Tahun 2019 yang berlangsung di ruang rapat utama kantor DPRD Kota Sorong, Jumat (9/8).

Koordinator mama-mama Papua Kota Sorong Leonard Idjie dan Nova Sroer saat ditemui media ini di Kantor DPRD Kota Sorong mengatakan, perjuangan yang kami lakukan dengan mama-mama Papua untuk mendapat legitimasi hukum dalam hal peningkatan ekonomi lokal mama-mama Papua cukup panjang yakni dari tahun 2017-2019 ini, banyak sekali tantangan dan hambatan yang kami temui tetapi kami tidak mundur selangkahpun karena kami yakni Tuhan selalu ada dipihak kami dan mama-mama Papua.

“Kami selalu membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendapat dukungan sekalipun kami harus berjibaku dan selalu beradu argumentasi baik dengan pemerintah daerah, pihak keamanan dengan aksi demo damai kami tetapi kami yakin suatu saat kami akan memperoleh apa yang kami inginkan demi mensejahterakan masyarakat Papua terlebih khusus mama-mama Papua selaku pelaku ekonomi lokal diatas tanah mereka sendiri,” terang lelaki berambut gimbal ini.

Dikatakannya, perjuangan kami tidak sendiri dalam memperoleh legitimasi hukum bagi mama-mama Papua tetapi kakak kita Auguste Sagrim, ST selaku anggota DPRD Kota Sorong dan anak Papua asal Tambrauw, Gabriel Assem dan beberapa tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan elemen masyarakat lainnya yang juga sudah banyak membantu  dalam memberikan motivasi dan semangat bagi kami agar terus berjuang dalam memperjuangkan hak-hak dasar Orang Asli Papua terlebih khusus mama-mama Papua selaku pelaku ekonomi lokal di Kota Sorong.

Sementara Nova Sroyer menambahkan, bahwa setelah Perda ini disosialisasikan maka kami akan membentuk Koperasi untuk mewadahi seluruh pedagang lokal asli Papua karena tanpa wadah resmi apalah guna Perda yang sudah ditetapkan.

“Kami akan membentuk Koperasi untuk menaungi seluruh pedagang lokal asli Papua yang ada di Kota Sorong karena roh dari Perda yang sudah ditetapkan itu adalah sebuah wadah yang dapat menaungi dan mengakomodir seluruh kepentingan dari para pedagang asli Papua yang ada di Kota Sorong,” ujar Nova.

Dalam kesempatan itu, Leonard dan Nova mewakili seluruh mama-mama Papua yang hadir dalam acara penutupan Sidang Paripurna VI di Kantor DPRD Kota Sorong menyampaikan terima kasih kepada  tokoh Pemuda papua adal Tambrauw, Gabriel Assem, Walikota Sorong Bapemperda DPRD Kota Sorong dan seluruh anggota DPRD Kota Sorong yang telah menetapkan dan mengesahkan Raperda tentang Pemberdayaan dan Perlindungan Pelaku Usaha Lokal Dalam Pengembangan Ekonomi Kerakyatan menjadi Perauran Daerah Kota Sorong. (Jas)


Bagikan ini...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.